Syadzarotu Dzahab Fi Ahbari Mandzahab
Sirah
Profil penulis
3.804 karya publik ditemukan.
Sirah
Sirah
Siroh
Siroh
Siroh
Sirah
Sirah
Text and illustrations, diagrams, tables, and charts present information on such astronomical topics as our solar system, galaxies, black holes, and space exploration.
Buku ini berupa Nahzom dari matan Zubad yang dikarang oleh Al-Syeikh Al-Imam Al-‘Allâmah Ahmad bin Ruslan Al-Syâfi’iy dan diterjemahkan ke dalam Bahasa sunda secara nazhom juga oleh Al-marhum KHM. Chudlori bin H. Mawardi yang ditulis tangan oleh anaknya Hj. Edah Faridah, kemudian ditik dalam bentuk seperti yang sekarang oleh Hj. Aah Tsamrotul Fuadah. Semoga mereka mendapat pahala dan ridho Allah Swt. di dunia dan akhirat. Aâmîn. Nahzom Zubad ini berisi fiqh ( hukum Islam) yang sangat sempurna dari mulai ibadah, mu’amalah, munakahah, faroidh (warotsah), jinayah (pidana), qodho (peradilan), dan tentang tashowuf. Bedanya dengan kitab-kitab fiqh pada umumnya, kitab ini disajikan dengan cara nazhom sehingga mudah dihafal. Oleh karena itu sangat penting untuk dipelajari oleh semua umat Islam yang sangat ingin memahami hukum Islam sebagai bekal kehidupannya di dunia untuk bisa mencapai kebahagiaan di akhirat kelak. Semoga kitab ini bermanfaat bagi siapapun yang mau mempelajarinya
Ebook ini memuat kumpulan kaidah-kaidah fikih yang secara materi telah dikodifikasikan oleh para ulama baik klasik maupun kontemporer. Kaidah itu, kemudian disuguhkan dengan disertai penjelasan singkat dan dilengkapi pula dengan aplikasi kaidah berupa akad ekonomi syariah. Kehadiran ebook ini dimaksudkan untuk menambah referensi bagi mahasiswa, khususnya yang mengambil konsentrasi Hukum Ekonomi Syariah (HES)/Muamalat di Perguruan Tinggi Islam. Proses memahami kaidah hukum ekonomi syariah, diawali dengan ulasan tentang definisi kaidah fiqh, perbedaan kaidah ushul dan kaidah fikih, urgensi kaidah fikih, sumber kaidah fikih, sejarah perkembangan kaidah fikih, karya-karya kaidah fikih, lima kaidah fikih dasar, definisi ekonomi syariah, karekteristik ekonomi syariah, asas-asas hukum ekonomi syariah, mazhab pemikiran ekonomi syariah, serta tujuan dan fungsi ekonomi syariah. (Mufid Moh, Kaidah Fiqh Ekonomi Syariah, ebooku.id) -ebookuid-
Manusia adalah makhluk Allah satu-satunya, yang dipilih menjadi khalifah-Nya di muka bumi. Sebagai khalifah, manusia mendapat tugas untuk mengurus, mengatur, dan memelihara bumi dengan segala isinya. Pemilihan ini menunjukkan bahwa kedudukan manusia amat terhormat di antara makhluk-makhluk lainnya. Agar dapat menjalankan tugas dengan baik, manusia oleh Allah diberi perlengkapan berupa akal dan peraturan hidup berupa dîn al-Islam untuk dijadikan pedoman dalam menjalankan tugasnya sebagai khalifah. Tugas hidup manusia adalah untuk mengabdi kepada Allah, dan dalam mengabdi akan dilihat siapa yang lebih baik prestasinya. Agar pengabdiannya sesuai dengan yang dikehendaki Allah, maka manusia harus memahami kehendak Allah. Pemahaman manusia tentang kehendak Allah dalam mengabdi kepada-Nya disebut fiqh. Buku ini memberikan gambaran umum tentang Ilmu Fiqh dan Ushul Fiqh, meliputi pandangan para fuqaha tentang fiqh dan ushul fiqh, faktor-faktor yang melatarbelakangi timbulnya, dan seluruh perkembangannya selama lebih kurang 14 abad. Gambaran ini walaupun bersifat informatif, tetapi merupakan rangkaian cerita yang bermakna, di mana terdapat saling hubungan antara fenomena dan aspek-aspek yang ada dalam suatu sistem yang dinamakan Ilmu Fiqh. Ilmu Fiqh adalah ilmu tentang (atau himpunan) hukum-hukum syara` mengenai perbuatan yang diperoleh dari dalil-dalilnya yang rinci. Sedang Ilmu Ushul al-Fiqh adalah ilmu tentang (atau himpunan) kaidah-kaidah yang diperlukan untuk mengeluarkan hukum-hukum tersebut dari dalil-dalilnya yang rinci. Objek yang menjadi perhatian Ilmu Fiqh adalah perbuatan manusia ditinjau dari segi perlu tidaknya dilakukan menurut penilaian syara`. Karena itu, tujuan mempelajarinya ialah untuk mengetahui perbuatan-perbuatan yang diharuskan melakukan (wajib), dianjurkan (mandub), dibolehkan (mubah), dicegah (makruh), dan dilarang (haram) oleh syara`. Sedang objek yang menjadi perhatian Ilmu Ushul Fiqh adalah dalil-dalil syara` yang menjadi sumber dari mana hukum-hukum itu ditarik, baik yang berupa tuntutan untuk melakukan perbuatan atau meninggalkannya, pilihan antara alternatif-alternatif, ataupun konsekuensi dari suatu perbuatan. Lebih dari itu, Ushul al-Fiqh juga menaruh perhatian pada perumusan kaidah yang diperlukan untuk memahami dan mengeluarkan hukum yang terkandung di dalam dalil-dalil atau sumber-sumber yang rinci.
Islam sebagai agama pembawa rahamat yang selalu mementingkan hubungan baik di antara sesama manusia, hubungan tersebut tercermin dlama sebuah peraturan yang dikenal dengan istilah Yaitu hukum yang mengatur hubungan antara satu individu dengan individu lain guna memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara yang halal dan baik. Seluruh aturan ini bertujuan menjaga hak-hak manusia, merealisasikan kemaslahatan dan menjauhkan segala kemudaratan, yang akan terjadi atau diprediksikan akan menimpa mereka, demi terwujudkannya keadilan dan persamaan antara individu dalam komunitas, maka penyeimbangan antara kepentingan yang saling bertentangan dan menjaga wilayah terlarang yang lebih utama untuk dijaga dan dilestarikan. Semua ini tidak menghilangkan makna taat kepada Allah da menjaga hak-Nya, dan siapa yang meninggalkan hal itu dianggap bermaksiat kepada Allah dan melalikan hak-Nya. Ruang lingkup dalam pembahasandalam buku Fiqh Muamalat meliputi segala apa yang berkaitan dengan akad, jual beli, khiyar, riba, qirath, luqathah, laqith, ja'alah, ilya al-mawat, wakaf, hibah, al-ath'imah (Makanan dan lain lain). Disini penulis berusaha menjelaskan hukum-hukumnya yang terpenting bersama dengan dalil-dalil baik dari Alquran, sunnah, ijma' serta pendapat para fuqaha' agar menjadi sumber mati air bagi mereka yang ini mengkaji ilmu agama.
Lemahnya nilai-nilai keimanan, dangkalnya pemahaman keislaman membuat wanita muslimah mudah sekali terpengaruh ajaran yang jauh dari tuntunan Islam yang Shahih. Lalu bagaimana solusinya? Salah satu solusinya adalah dengan mendakwahi wanita. Inilah jawaban yang tepat. Meskipun pelaksanaan dakwah tersebut tidak semudah membalik telapak tangan. Karena wanita itu Ibarat tulang rusuk yang bengkok, maka mereka -jika tidak diluruskan-akan semakin bengkok, namun jika terlalu dipaksakan saat meluruskannya, maka akan patah. Oleh karena itu butuh metode dakwah yang lembut dengan tetap diatas manhaj dan fiqih, serta dakwah yang benar dan shahih untuk menjaga seorang muslimah dari ajaran yang jauh dari tuntunan Islam. Diantara salah satu medan dakwah kepada wanita adalah menyebarkan ilmu melalui buku-buku. Terutama buku yang mudah dipahami wanita dari kalangan awam dan buku yang sesuai dengan kebutuhan dasar mereka- terutama kebutuhan dasar-dasar fiqih untuk wanita, seperti halnya buku Fiqh Sunnah Lin Nissa` ini! Buku ini adalah terjemahan bahasa Indonesia dari kitab fiqh sunnah lin nisa’ karya Abu Malik Kamal. Buku setebal 906 halaman ini membahas secara tuntas panduan fiqih bagi wanita, mulai dari tata cara beribadah hingga muamalah yang berhubungan dengan wanita. Berbeda dengan buku terjemahan lain dengan judul yang sama, versi terjemahan dari penerbit Khazanah Fawaid ini telah mendapat lisensi langsung untuk cetak maupun penyebarannya. Pada edisi lengkap ini, pembahasannya mencakup: Thaharah (bersuci) Shalat Penyelenggaraan Jenazah Zakat, Shadaqah, dan Jual Beli Shiyam (puasa) Haji dan Umrah Sumpah dan Nadzar Makanan, Minuman, dan Bejana Pakaian dan Perhiasan Wanita Serta Hukum Memandang Nikah dan Hal-hal Seputarnya Perceraian Suami - Istri, dan Warisan
Fikih
Biografi Tokoh Agama Islam
Allah! There is no god but He! To Him belongs the Most Beautiful Names. - Taha, 20:8 'Who is Allah?' is the most important subject that can be studied and the main topic of the Qur'an. This book presents and confirms the meanings of the 99 Names of Allah, giving us an objective understanding of who Allah(SWT) really is. By the end of 'The 99 Names of Allah', you will know: - The Importance of studying Allah and His 99 Names. - The beautiful Names of Allah and their meanings from the Quran. - How to use the Asma-ul-Husna to strengthen your du'a'. - How the 99 names of Allah can assist your entry into paradise. - How to use the 99 Names of Allah to increase your emotional connection to Allah and bring life to your prayers.
Within the pages of this book, an enthralling journey unfolds, unveiling timeless tales of generations that have passed, offering profound wisdom and insights into the human experience. This book delves into the stories of Jacob (Yaqub), Joseph (Yusuf), David (Dawud), Solomon (Sulaiman), laying the foundation to understanding the story of the children of Isreal "Bani Israel", and Jonah (Yunus), Job (Ayub), Luqman, Elijah, Enoch, Zul-Qarnain and the Youth of the Cave. Each story is a treasure of moral lessons, faith, and divine guidance. As you delve into the life of Jacob, you'll witness the profound family dynamics, and the unwavering trust of the righteous in God's plan. Joseph's story, filled with trials, betrayal, showcases the resilience of faith in the face of adversity, reminding us of the enduring power of trust in divine wisdom and the benefit that comes with it. David and Solomon, revered kings and prophets, lead us through tales of justice, wisdom, leadership, and devotion to God. Their stories resonate with timeless lessons for leaders and seekers of wisdom. Jonah's narrative takes us on a journey of repentance and the boundless mercy of the Almighty, offering hope that even in the darkest hours, redemption is possible. Job's unwavering patience and trust in the face of adverse illness, serve as a beacon of hope and resilience, illustrating the rewards of steadfast faith. Luqman, the sage whose wisdom has enshrined timeless advice and guidance for righteous living, illuminating the path to God's pleasure. Throughout the pages of this book, you will explore the challenges faced by these remarkable individuals, the profound lessons they convey, and the enduring relevance of their stories in our lives today. The scriptures has always advice us to contemplate on their essence and moral teachings. Whether you seek spiritual depth, moral guidance, or simply captivating stories, this book promises to be a transformative journey into the wisdom, faith, and divine guidance that will continue to inspire and guide believers worldwide.
Motivation theories originated in the west have underpinnings of Greek philosophy. They reflect the socio-philosophical thought of the times. The very fact that some of the old theories are discarded like worn out clothes and new theories are tried out exhibits the limitation of human knowledge. Human thought, however sound logically it may be, cannot be the only source of knowledge. Process theories of work motivation do not address the question of what motivates an employee. So - called content theories stop with describing self - actualizing nature of human being. Humanistic psychology goes a step farther, describes human motivation in terms of peak experiences and religious experiences. Islam, one of the revealed religion for the mankind, answers the question what constitutes peak experience for human beings. It gives knowledge about the essence of divinity, creation, nature of phenomenal objects, life, life after death, man's role on this tiny planet. It provides answer to the question as to that is the essence of human being and his nature. This book articulates these experiences.
Almost every Christian book written against Islam faces the same criticism: "You are just cherry-picking the bad passages." Of course, this response begs the question -- Why are there ANY bad passages in a book that claims to be from God? furthermore, one wonders what the actual percentages are -- bad passages versus good passages.To answer the question, Curt Fletemier spent a couple of years going through the Quran (Yusuf Ali's translation) categorizing all its verses and pigeon-holing them into 35 different slots, distilling the Quran down to its real essence. He also dug up a lot of interesting information concerning the Quran, and Islam itself, along the way, while writing the book. Like the fire from Heaven that burned Elijah's sacrifice and scorned Baal's, showing Israel the one true God, this book yields a clear, unequivocal, decisive conclusion, exposing the Quran's true nature.