Al Mizan Assya'roniyah
Fikih
Profil penulis
3.804 karya publik ditemukan.
Fikih
Fikih
Komik Alkitab Anak Kristen Sekolah Minggu Judul : TUHAN YESUS LAHIR Perjanjian : Baru Kitab : Lukas pasal 1 dan 2 Suatu hari, Malaikat Gabriel memberitahu bu Maria akan melahirkan Anak Allah yang Maha Tinggi Ketika belum menikah, bu Maria mengandung dari Roh Kudus, tetapi pak Yusuf tetap menikahinya Kemudian Kaisar Agustus memerintahkan semua orang kembali ke kota asalnya untuk didaftar Pergilah pak Yusuf dan bu Maria ke kota Daud yaitu kota Betlehem karena Yusuf keturunan raja Daud Ketika mereka sampai di Kota Betlehem, Maria akan melahirkan, tapi semua penginapan sudah penuh Akhirnya, mereka menemukan tempat istirahat, tapi ... itu adalah kandang binatang Kemudian bu Maria melahirkan seorang bayi Bayi itu dinamai Yesus, sang Juruselamat, Allah yang telah menjadi manusia Di dekat situ, Para malaikat memberitahukan kelahiran Tuhan Yesus kepada para gembala Setelah itu, ada orang Majus mencari bayi Yesus yang dibimbing oleh sebuah bintang terang Orang Majus itu bertemu bayi Yesus, mereka membawa persembahan dan sujud menyembah Orang Majus itu mempersembahkan : Emas, kemenyan dan mur Kemudian, mereka pergi ke Mesir karena raja Herodes ingin membunuh anak itu Setelah raja Herodes mati, mereka kembali ke kota Nazaret. Yesus tumbuh menjadi besar AYAT HAFALAN : Hari ini telah lahir bagiMu JURUSELAMAT ( Lukas 2 : 11 )
"Hey! Malaysian? Moslem?" Saya dan istri berkali-kali disangka orang Malaysia saat berjalan melintas Sultanahmet Square. Perkaranya mudah, muka ras melayu. Mengira dari Malaysia mereka berusaha menggoda kami untuk mengikuti tour Selat Bosphorus sampai menjual barang dagangan, seperti bunga kertas, tasbih dan peci merah Turki. Sultanahmet Square di libur pagi sungguh penuh sesak. Wisatawan penuh sampai ke sudut-sudut. Di sini ada titik temu 2 bangunan agung yang menjadi simbol Istanbul. Ada Hagia Sophia yang tegak berdiri dari era Romawi Kuno sementaranya di seberangnya ada Masjid Sultanahmet yang gagah dengan minaret-minaret yang menjulang ke langit. "Hey! Malaysian? Moslem? "My wife and I were repeatedly supposedly Malaysians walking across Sultanahmet Square. The case is easy, the face of the Malay race. Thinking of Malaysia they tried to tempt us to follow the Bosphorus Strait tour to sell merchandise, such as paper flowers, turbans and Turkish red pecs. Sultanahmet Square in the morning off was packed. Tourists are full up to the corners. Here is the intersection of the two great buildings that became the symbol of Istanbul. There is a Hagia Sophia standing erect from the ancient Roman era while on the other side there is a dashing Sultanahmet Mosque with minarets towering to the sky.
Apakah benar Tuhan Yesus sebagai Tuhan atau hanya sebagai Nabi semasa Tuhan Yesus menjalani hidup di dunia. Akan Kami ulas berdasarkan Alkitab serta tidak mengambil dari kitab Agama lain. Karena penulis tidak membuat perbedaan antar Agama. Buku ini ditulis untuk memahami siapa sebenarnya Yesus apakah benar dia Mesias serta Tuhan yang selama ini dinantikan oleh Bangsa Israel sampai saat ini. Sebelumnya akan Penulis ulas tentang Alkitab, Arti kata Nabi, Rasul, Tuhan, penciptaan Dunia, Penciptaan Adam dan Hawa, Perjalanan Nabi Musa memimpin bangsa Israel, Kelahiran Tuhan Yesus hingga kematiannya. Serta pembuktian akan kebenaran Yesus sebagai Tuhan. Mengapa Allah melahirkan Tuhan Yesus ke dunia ini akan dibahas bersama dalam buku ini. Agar Iman Kita kuat bila ada opini-opini mengenai Tuhan Yesus yang menyesatkan.
Polemical thoughts of Soekarno and Hatta, the first President and Vice President of Indonesia, on Indonesian politics and government.
Buku ini mencoba mengajak kita melihat berbagai upaya dan tanda-tanda kebangkitan industri strategis dan memberikan arah dengan melihat tren baik saat ini maupun yang akan datang.
Membuat sesuatu yang rumit menjadi mudah dimengerti serta menyampaikan topik dan materi yang njelimet menjadi sesuatu yang ringan dan enak dibaca adalah kepiawaian Suhana Lim. Trademark buku-buku dan tulisan yang dihasilkan Suhana Lim adalah penyampaian feng shui secara objektif, logis, dan proporsional. Anda tak perlu khawatir akan membaca textbook yang rumit dan membosankan. Tak perlu waswas akan dianjurkan membeli aneka pernak-pernik feng shui sebagai solusi. Tentunya, ini juga bukan buku mengenai ramalan tahunan. Jadi, isinya bisa diaplikasikan dan berlaku serta bermanfaat sepanjang masa. Buku ini wajib dibaca semua orang, mulai dari awam, pehobi, hingga praktisi feng shui. Isinya sangat objektif, transparan, bervariasi, serta informatif dengan topik seputar feng shui, tradisi dan budaya Tiongkok, serta kehidupan secara umum, seperti: • Lahan “Frankenstein”—Cara Membersihkan Lahan Berenergi Kotor • Si “Pembawa Hoki”-kah Anda? • Hari Baik! Baik buat Siapa? • Praktisi Feng Shui Mengambil Roh? • Want to Know Saja—Kode Etik dalam Feng Shui • Water Dragon Membuat Kaya Secara Instan? • Kucing Panjang Umur • Dosa Turunan • Cinta, Roti, dan Arak • Ba Zi Berkilau, tetapi Hidupnya Tak Gemerlap • Membotaki Rambut agar Hoki • Bagaimana Cara Kerja Feng Shui? • Kiat Menetralisasi Ciong • Food for Luck and Fertility • Berlindung di Balik Tameng “Karma”
Dakwah adalah seruan kepada manusia untuk bertauhid kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan meninggalkan segala bentuk kemusyrikan. Pada prinsipnya, dakwah adalah kewajiban setiap muslim, sebagaimana seruan dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam agar kita menyampaikan pesan-pesan Islam, meskipun satu ayat. Namun begitu, berdakwah juga perlu ilmu, perlu pemahaman tentang dakwah (fiqhud dakwah), agar pesan-pesan yang disampaikan bisa berjalan secara sistematis dan efektif. Karena itu, buku ini hadir untuk memberikan pemahaman tentang seluk beluk dakwah, seperti; sejarah dakwah, metode-metode dalam berdakwah, tugas pokok seorang dai, peta konsep dakwah, kode etik dakwah, sarana-sarana dakwah, psikologi dai dan mad’u (obyek dakwah), pantangan-pantangan dakwah, karakteristik dai, dan lain sebagainya. Penulis memaparkan teori-teori dalam dakwah, kemudian juga memberikan arah-arahan agar teori-teori tersebut bisa dipraktikan oleh para dai. Karena sejatinya, sebanyak apapun teori yang kita pahami, jika tidak dipraktikkan di lapangan, maka itu semua tak akan ada gunanya. Sebagai seorang yang bergelut dalam dunia akademisi dan juga seorang dai, penulis memiliki pengalaman dalam bidang ini. Buku ini wajib dimiliki oleh para mahasiwa yang menempuh studi di bidang dakwah, dan setiap muslim secara umum, terutama bagi mereka yang mewakafkan dirinya untuk menjadi dai ilallah. Sangat sayang jika Anda lewatkan! - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar. Pustaka Al-Kautsar tidak pernah memberikan file buku kami secara gratis selain dari yang sudah tersedia di Google Play Book. Segala macam tindakan pembajakan dan mendownload PDF tersebut ada ilegal dan haram.
Pengalaman Penulis sebagai anak pendeta di Pulau Tanimbar adalah petualangan outsider yang menjadi insider. Perjalanan dari outsider menjadi insider dinarasikan dalam judul Dari Monolog ke Dialog. Ada tiga hal penting yang menarik untuk dikemukakan oleh penulis yaitu simbol, cerita, dan permainan. Pertama, Simbol yang ada dalam narasi ditunjukan oleh penulis sebagai perekat dalam membangun good memory, di mana semua manusia harus berhubungan baik dengan sesama manusia dan alam semesta. Kita akan mendapatkan banyak symbol dalam buku ini kain tenun, sirih, pinang, dan bakul membawa pesan saudara pada hubungan. Pesan ini diceritakan secara empiris dimulai dari kedatangan orang asing dan tanda penyambutan yang diberikan dari masyarakat melalui tari-tarian, ritual sirih-pinang, menyanyi dan bersukacita mengiringi tamu. Kedua, Cerita-cerita dalam narasi berangkat dari konteks tanimbar dimulai dengan cerita horror, bahagia dan inspiratif. Hidup sebagai orang kampung yang menikmati kunjungan dan relasi. Cerita-cerita yang disodorkan oleh penulis tentu saja tidak normatif namun sangat khas memperlihatkan suasana sebagai orang kampung yang hidup di masa-masa orde baru dan juga konflik dan post konflik maluku. Cerita horor yang melihat sisi malam di pedalaman menurut pandangan orang kampung, membawa pesan bahwa kekuatan supernatural masih terus eksis dalam paradigma orang kampung. Cerita bahagia yang membingkai suasana anak-anak kecil ketika berada dalam proses membentuk jati diri. Kemudian ada cerita inspiratif yang menolong pembaca tentang hutan dan laut. Ketiga, Bermain ditampilkan dalam narasi dengan menyenangkan hati, menyembuhkan luka dan menciptakan dasar pelajaran yaitu pengalaman. Permainan berhasil diciptakan oleh anak-anak secara turun temurun, ada aturan yang harus disepakati dalam bermain. Penulis akan menyakinkan pembaca bahwa permainan tradisional yang diciptakan anak-anak secara turun-temurun telah menjadi patron untuk membentuk nilai kejujuran dan sikap heroik mereka. Dalam rangka memperkaya pengetahuan kita tentang pulau Tanimbar, Buku ini patut menjadi pilihan.
On interfaith harmony and Islamic issues in Indonesia; collection of articles.
Papua dulu bernama Nuu Waar, menurut orang Islam, memiliki sejarah yang panjang terkait keberadaan umat Islam di sana. Kesultanan Tidore, Ternate, Bacan, bahkan Kesultanan di Samudera Pasai, memiliki ikatan sejarah dengan Bumi Cenderawasih ini. Sebelum agama-agama lain datang umat Islam dari kesultanan-kesultanan tersebut telah lebih dulu berada di sana dan membangun tatatan sosial budaya dan sistem-sistem sosial lainnya. Karena itu, tak heran jika di Papua banyak didapati masjid-masjid tua, perkampungan-perkampungan tua yang dihuni oleh umat Islam, bahkan juga ditemukan mushaf Al-Qur'an yang usianya sudah ratusan tahun. Raja Ampat misalnya, kawasan yang sangat terkenal di dunia dengan keindahan alamnya, sudah sejak lama mayoritas penduduknya adalah Muslim. Begitu pun di beberapa daerah lainnya, sebagaimana ditulis dalam buku ini. Buku yang ditulis oleh Dhurorudin Mashad, Ahli Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini bisa membuka wawasan kita semua tentang keberadaan Muslim di Papua. Dan, tentu juga memberikan fakta-fakta yang bisa menjadi gambaran, bahwa Papua tidak identik dengan satu agama saja. Namun begitu, buku ini juga tidak menapikan keberadaan agama-agama lain. Di antar spirit buku ini adalah membangun harmoni antar umat beragama, sehingga tercipta keadilan dan kesejahteraan yang dirasakan bersama. - Pustaka Al-Kautsar Publisher -
"Buku Dakwah Simpatik yang disusun Dra. Hj. Udji Asiyah, M.Si. ini merupakan salah satu bentuk hasil kreasi dan inovasi dakwah agama yang perlu diapresiasi. Dalam buku ini, Penulis mencoba membahas agama bukan bermula dan berdasar teks yang diterjemahkan dan dioperasionalisasikan sebagaimana terlazim dilakukan para penceramah, melainkan mengorganisasikan pesan agama berdasar momen isu-isu tematik. Hal ini menarik karena momen tematik merupakan fenomena yang kehadirannya berdasarkan konteks tertentu. Justru mencabar dan menjelaskan agama berdasar fenomena konteks inilah yang membedakannya dengan buku-buku kajian agama lainnya." Prof. Dr. H. Mustain Mashud, M.Si. Ketua Program Studi S-3 Ilmu Sosial FISIP UNAIR "Dakwah tidak terbatas hanya secara oral di atas mimbar, namun juga sentuhan-sentuhan terhadap permasalahan kehidupan umat baik moral, agama, ekonomi, sosial, lingkungan hidup dan pendidikan harus mendapat perhatian. Hal ini menjadi tanggung jawab kita semua dalam visi mulia amar makruf nahi mungkar, untuk membawa umat pada kehidupan yang berkualitas dunia dan akhirat. Buku Dakwah Simpatik yang disusun Dra. Hj. Udji Asiyah, M.Si. ini membuka cakrawala kita bahwa dalam melaksanakan dakwah diperlukan suatu metode dan strategi yang tepat terhadap sasaran dakwah, serta tidak mengesampingkan apa yang menjadi problem masyarakat yang kita hadapi, sehingga kita mampu menawarkan sebuah solusi." Dra. Hj. Masruroh Wahid, M.Si. Ketua Wilayah Muslimat NU Provinsi Jawa Timur
Dialog antara Rindu, Rasa dan Resah PENULIS: Hilmi Ibnu Jalal Tebal : 94 halaman ISBN : 978-623-7391-84-5 www.guepedia.com Sinopsis: Buku ini menceritakan tentang curhatan pengalaman dari seorang remaja yang sebenarnya dia sendiri tidak paham dengan cinta, bagaimana cinta itu bekerja dan nilai dari cinta sendiri itu apa. Baginya, cinta merupakan sebuah anugerah yang masih mentah, harus diolah sekian lama dengan bumbu-bumbu berupa rasa, kepercayaan, kenyamanan dan lain-lain. Namun, dengan pengalamannya, dia perlahan mulai memahami apa itu cinta sebenarnya, bagaimana cinta itu bekerja, kapan terjadinya cinta, disadari atau tidak disadari, dan apakah cinta itu mempunyai nilai atau bermanfaat bagi seseorang? Jika benar mempunyai nilai, bukankah banyak yang berkata “Aku cinta Kamu”, tetapi keesoakan harinya ia menangis, karena patah hati. Hilmi dalam cerita ini diterangkan sebagai mahasiswa yang aktif dalam berorganisasi kampus, dan mempunyai pengalaman yang cukup dalam urusan percintaan, yang membuatnya paham tentang percintaan. Remaja yang tidak begitu pintar, namun mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi, dan mempunyai sifat yang keras dalam merebut hati perempuan. Dia ahli dalam bertutur kata, dalam memainkan sajak-sajak yang meluluhkan hati perempuan. www.guepedia.com Email : guepedia@gmail.com WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys
Komik Alkitab : TUHAN YESUS MENGUBAH AIR MENJADI ANGGUR Sumber : Alkitab Perjanjian : Baru Kitab : Yohanes pasal 2 ayat 1 sampai 11 Pada waktu itu di kota Kana, propinsi Galilea, Ada pesta perkawinan Tuhan Yesus, ibu-Nya dan murid-murid-Nya diundang ke pesta perkawinan itu Ibu Maria mendengar bahwa para pelayan sedang kekurangan minuman anggur Minuman anggur habis, padahal masih ada tamunya Ibu Maria ingin agar Tuhan Yesus melakukan sesuatu Ibu Maria menyuruh para pelayan untuk menuruti apa yang akan dikatakan Tuhan Yesus Tuhan Yesus menyuruh pelayan itu agar mengisi penuh tempayan dengan air Setelah itu, Tuhan Yesus menyuruh pelayan itu mencedok kembali air yang dituang tadi Air biasa itu berubah menjadi ... Air minuman anggur yang enak Pelayan itu memberikannya kepada pemimpin pesta untuk dicicipi rasanya Pemimpin pesta berkata kepada mempelai pria bahwa ini adalah anggur paling enak Tuhan Yesus membuat mujizat yang pertama. Tuhan Yesus menyatakan kemuliaan-Nya. Semua murid-Nya percaya kepada Tuhan Yesus Ayat Hafalan : Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup ( Matius 16 : 16 )
Yesus
Questions and answers on Islam; collected articles.