Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

5.982 item publik

Publikasi

Halaman 108 dari 300

Ushul Bazdawi

Kosim bin Qutlubugho Alhanafi
2025 · Book · Open Access

Usul Fikih

Masailul Khilaf

Alhusain bin Ali Assyoimari
2025 · Book · Open Access

Usul Fikih

Taqrir ...

Banani; 'A. Rahman Syarbini; Jalal Syamsaddin M. b. A. Mahalli; Tajaddin 'A. Wahhab b. as- Subki
2025 · Book · Open Access

Marotibul Ijma

Muhammad Ali bin Ahmad bin Hazmi Anandalusi
2025 · Book · Open Access

Ijma

ushul Fiqh

Muhammad Abu Nur Zuhir
2025 · Book · Open Access

Usul Fikih

SEGALANYA SANTRI SANTRI SEGALANYA

Coretsyav; dkk
2025 · Book · Open Access

SEGALANYA SANTRI SANTRI SEGALANYA Penulis : Coretsyav, dkk Ukuran : 14 x 21 cm ISBN : 978-623-283-922-9 Terbit : November 2020 www.guepedia.com

The New Santri

Norshahril Saat; Ahmad Najib Burhani
2025 · Book · Open Access

Just like the Gutenberg revolution in the fifteenth century, which led to the emergence of non-conventional religious authority in the Christian world, the current information technology revolution, particularly through mediums such as Facebook, Instagram, YouTube, and Twitter, has triggered the re-construction and decentralization of religious authority in Islam. New santri (pious individuals) and preachers emerged from the non-conventional religious educational system. They not only challenged the traditional authorities, but also redefine and re-conceptualize old religious terminologies, such as hijra and wasatiyya. This book explores the dynamics of religious authority in Indonesia with special attention to the challenges from the “new santri”. It is a rich and important book on religion. I recommend students of religion in Indonesia and other countries to read it. Ahmad Syafi’i Maarif Professor Emeritus of History at Yogyakarta State University An important and timely volume that addresses the changing nature of Islamic leadership in the world’s most popular Muslim country. This book debunks many (mis)perceptions that Indonesia Islam is monolithic. It also redefines dominant characterization of Islam by Orientalist scholars, such as santri and abangan Muslims. Haedar Nashir Chairman of Muhammadiyah This edited volume evaluates the new development of Islamic scholarship and authority in Indonesia. Things have changed significantly in recent times that make many observers and researchers wondering: has Indonesia moved from traditional authorities, mainstream Islamic organizations, and the established scholarship to the new actors, movements and platforms? Has the change occurs owing to the democratization and political reforms that took place in the last twenty years or are there other factors we need to take into account? The contributors in this book provide possible answers from many different areas and perspectives. It’s a must-read! Nadirsyah Hosen Monash University, Australia

Jejaring Santri Tebuireng: Eksistensi 38 Pesantren Santri KH. M. Hasyim Asy'ari di Tanah Jawa

Tim Redaksi Majalah Tebuireng
2025 · Book · Open Access

Edisi kali ini menelisik pesantren-pesantren yang didirikan santri Kiai Hasyim. Bertujuan mengenalkan kepada khalayak bahwa Pesantren Tebuireng adalah salah satu “bapak pesantren di tanah Jawa”, memotret jaringan ulama Jawa yang berhubungan dengan Tebuireng, dan mengetahui kecenderungan keilmuan yang dimiliki tiap pesantren yang terafiliasi dengan Tebuireng yang kami anggap sebagai “kepanjangan tangan” Tebuireng.

Generasi Emas Santri Zaman Now

Nasrullah Nurdin; S.S.; Lc.; M.Hum.
2025 · Book · Open Access

Santri saat ini sudah tidak bisa lagi dianggap sebelah mata, diremehkan, direndahkan, apalagi dinafikan wujudnya. Ada sekitar 4 juta lebih santri di seluruh Indonesia, yang diharapkan bersiap menghadapi tantangan globalisasi yang semakin kompleks dan kompetitif. Sebagai generasi muda Indonesia, santri, pelajar, mahasantri, ataupun mahasiswa, bahkan lulusan perguruan tinggi kenamaan lainnya harus menjadi bagian dalam memajukan bangsa dan menjawab tantangan dari kalangan yang menyangsikan masa depan Indonesia. Santri zaman now dalam buku ini digambarkan bahwa identitas mereka yang tetap santri, namun wawasan keislamannya luas, cakrawalanya kaya, adaptif terhadap perubahan zaman, visioner, serta akomodatif, dengan tidak mengubah karakter kesantriannya yang berilmu dan be-riy‰dhoh. Tidak usah berpikir panjang mau jadi apa setelah mondok. Yang penting, tugasnya sekarang ini hanyalah belajar dan terus mengukir prestasi gemilang. Nanti Allah yang akan angkat derajat kita sebagai orang-orang beriman dan memiliki ilmu. Buku ini mengurai kisah-kisah inspiratif yang membeberkan nilai, hikmah, dan falsafah kehidupan pondok pesantren. Banyak kisah menarik dalam dunia pondok pesantren, seperti yang akan ditebarkan di setiap lembaran buku ini. Selamat membaca.