Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

5.982 item publik

Publikasi

Halaman 109 dari 300

Ini Aku Santri

Ridho El Bughury
2025 · Book · Open Access

JUDUL BUKU : Ini Aku Santri PENULIS : Ridho El Bughury NO. QRCBN : 62-39-8016-945 PENERBIT : GUEPEDIA TAHUN TERBIT : Februari 2023 JENIS BUKU : BUKU KEAGAMAAN, PEMBELAJARAN, NON FIKSI KONDISI BUKU : BUKU BARU / BUKU ORIGINAL ASLI, LANGSUNG DARI PENERBITNYA DESKRIPSI BUKU : "Ini Aku Santri" adalah buku yang mengungkapkan gambaran kehidupan seorang santri dan arti pentingnya ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Dalam buku ini, penulis Ridho El Bughury memberikan pandangan tentang bagaimana menjadi seorang santri yang sesungguhnya. Ibadah yang dilakukan oleh seorang santri tidak hanya sekedar wajib saja, melainkan juga menghidupkan sunnah Nabi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bahasa yang sederhana namun penuh makna, buku "Ini Aku Santri" akan membawa pembaca pada suatu pemahaman yang lebih dalam tentang makna hidup seorang santri dan mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini cocok bagi para pembaca yang ingin memperdalam pemahaman mereka tentang agama dan memperkuat keimanan mereka. Buku ini bisa didapatkan di website resmi penerbit guepedia dan marketplace yang biasa Anda belanja Sinopsis : Jadi santri itu guys... kalo masalah ibadah itu nomor satu. Yang wajib sudah pasti dijalankan, tapi yang membedakan adalah ibadah sunnah rasa wajib. Itu ciri santri guys.. Dhuha, hajat dan tahajud itu udah jadi rutinitas buat santri. Karena kata kyai ane, kalo hanya mengandalkan kemampuan diri kita, gak akan nyampe. Maka dari itu libatkanlah Allah dalam setiap urusan agar semuanya dipermudah. www.guepedia.com Email : guepedia@gmail.com WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys

Santri Digital : Menjadi Generasi Religius di Era Digital

Hamid Sakti Wibowo
2025 · Book · Open Access

Buku "Santri Digital: Menjadi Generasi Religius di Era Digital" membahas tentang bagaimana pengaruh digitalisasi terhadap pendidikan agama dan kehidupan santri. Seiring dengan perkembangan teknologi, pesantren juga mengalami transformasi untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman. Buku ini membahas tentang tantangan dan peluang yang dihadapi oleh santri dalam menghadapi era digital, serta strategi untuk mengoptimalkan teknologi dalam kegiatan dakwah dan kemanfaatan sosial. Buku ini juga membahas tentang kesehatan mental santri dalam penggunaan teknologi, sehingga pembaca akan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang dampak penggunaan teknologi pada kesehatan mental dan bagaimana mengatasinya. Etika digital dalam kehidupan santri juga dibahas dalam buku ini, sehingga para santri dapat memahami bagaimana menjaga diri dan membangun citra diri yang baik dalam dunia maya. Dengan membaca buku ini, para santri dan pengajar pesantren dapat memahami bagaimana mengoptimalkan teknologi untuk kegiatan dakwah dan manfaat sosial. Buku ini juga dapat menjadi panduan bagi para santri dalam memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Potret Tradisi Keagamaan Di Desa Santri

Luthfatul Qibtiyah; S.Hum.; M.Pd.I
2025 · Book · Open Access

Judul : Potret Tradisi Keagamaan Di Desa Santri Penulis : Luthfatul Qibtiyah, S.Hum., M.Pd.I. Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 62 Halaman Cover : Soft Cover No. ISBN : 978-623-505-805-4 No. E-ISBN : 978-623-505-806-1 (PDF) Sinopsi Masyarakat pedesaan identik dengan masyarakat yang religius, sehingga tradisi yang ada di desa semaksimal mungkin dalam bentuk keyakinan agama. Budaya dan agama berjalan beriringan. Desa Karang Cempaka merupakan salah satu desa dengan tingkat kepercayaan religi yang tinggi. Terbukti dengan banyaknya tradisi keagamaan yang masih terjaga dan dilestarikan. Hal ini tentunya hasil kerjasama seluruh lapisan masyarakat, dari yang muda hingga yang tua. Selama apapun gaya hidup seseorang tidak bertentangan dengan ajaran Islam, tradisi keagamaan yang tegas akan selalu sesuai dengan gaya hidup seseorang. Produk budaya ini menjadi kekayaan umat Islam dan peradaban tertentu. Sebuah sistem kepercayaan yang dikenal sebagai agama menggabungkan sejumlah gagasan mengenai pembentukan realitas. Gagasan ini penting untuk membantu orang memahami dan menginterpretasikan dunia menurut mereka hingga dapat menjelaskan struktur tatanan normatif dan sosial. Di sisi lain, cita-cita dan pesan agama dibawa oleh budaya, yang merupakan manifestasi dari kreativitas, usaha, dan karya manusia, serta mempengaruhi filsafat dan wilayah. Persepsi dan wawasan tentang bagaimana mengarahkan kehidupan manusia sesuai dengan kehendak manusia dan Tuhan diperoleh oleh agama dan budaya.

Kunci Sukses Menjadi Wali Santri

Saidi HS; M.Pd.I.
2025 · Book · Open Access

Judul : Kunci Sukses Menjadi Wali Santri Penulis : Saidi HS, M.Pd.I Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 78 Halaman Cover : Soft Cover No. ISBN : 978-623-505-401-8 No. E-ISBN : 978-623-505-402-5 (PDF) SINOPSIS Kunci Sukses Menjadi Wali Santri Mempersiapkan anak untuk mondok di pesantren adalah keputusan besar yang penuh dengan harapan dan tantangan. Buku “Kunci Sukses Menjadi Wali Santri” hadir sebagai panduan lengkap dan praktis bagi para orang tua yang ingin memastikan anak-anak mereka mendapatkan pengalaman terbaik di pesantren. Dalam buku ini, Ayah-bunda akan menemukan berbagai trik dan panduan praktis yang dirancang untuk membantu Ayah-bunda mendukung anak-anak Ayah-bunda sepanjang perjalanan mereka di pondok pesantren. Buku ini dibagi menjadi lima bab yang masing-masing fokus pada aspek penting dalam proses memondokkan anak: Bab 1: 10 Trik Ampuh Memotivasi Anak Mau Mondok Tanpa Paksaan Temukan cara-cara jitu untuk menginspirasi dan memotivasi anak agar mau mondok di pesantren dengan sukarela dan penuh semangat. Bab 2: 7 Panduan Praktis Memilih Pondok Pesantren yang Sesuai untuk Anak Panduan langkah demi langkah untuk memilih pesantren yang paling cocok dengan kebutuhan dan karakter anak Anda, memastikan mereka berada di lingkungan yang tepat untuk berkembang. Bab 3: 10 Trik Ampuh Mempersiapkan Mental Anak Sebelum Mondok tanpa Bantuan Psikolog Cara-cara efektif untuk membekali anak dengan mental yang kuat dan siap menghadapi tantangan di pesantren, tanpa perlu bantuan psikolog. Bab 4: 8 Trik Ampuh Menyelesaikan Permasalahan Anak di Pondok dengan Tenang Tanpa Stres Tips praktis untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah yang mungkin muncul selama anak mondok, dengan pendekatan yang tenang dan bijak. Bab 5: 8 Kesalahan Fatal Wali Santri Ketika Merespon Permasalahan Anak di Pondok

Humor Ngaji Kaum Santri

Hamzah sahal
2025 · Book · Open Access

Buku kecil ini berisi cerita tentang kejadian-kejadian ringan ala pesantren yang sering kali menampakan kesan lucu, konyol, sok, bahkan nakal.

Menggagas pesantren masa depan

None
2025 · Book · Open Access

Participation of Islamic Religious Training Center in socioeconomic and political changes towards globalization in Indonesia; collection of articles.

Transformasi TNI

Agus Widjojo
2025 · Book · Open Access

Internal reform of the Indonesian Armed Forces, to disengage itself from political activities after the 1998 political reformation in Indonesia; collected articles.

Albert Schweitzer

M. Arief Hakim
2025 · Book · Open Access

Dokter Schweitzer adalah pejuang kemanusiaan sejati yang mengabdikan seluruh hidupnya untuk menolong orang-orang yang miskin, sengsara, dan tertindas, khususnya di belantara Afrika. Ia menolong orang-orang yang sakit dan sengsara (dan tentu saja miskin) secara tulus, tanpa mengharapkan imbalan apa pun. Ia bahkan membiayai kerja kemanusiaannya dari jerih payahnya sendiri, entah dari ceramah, bermain musik, dan menulis buku. Selain sebagai cendekiawan, dia juga seorang pemusik, dokter, rohaniwan, dan pekerja sosial yang pantang menyerah. Dia adalah pemusik yang andal, sekaligus seorang penulis buku yang cukup produktif. Sedemikian banyak predikat yang disandang Dokter Schweitzer. Namun, yang paling lekat dari sosok Schweitzer adalah sebagai pekerja sosial yang bergairah dan pantang menyerah. Sebagai bagian dari ciptaan Tuhan, Schweitzer menyayangi semua makhluk hidup dan alam semesta, entah manusia, binatang, dan tumbuhan. Ia ingin selalu merawat dan memekarkan kehidupan. Filosofi Cinta Kasih Semesta benar-benar telah mendarah daging dalam jiwanya. Schweitzer adalah sosok yang mampu meramu secara ideal antara apa yang disebut sebagai “wacana” dan “praxis sosial”.

Dear Pejuang Hijrah

Hana Azzahra
2025 · Book · Open Access

Dear Pejuang Hijrah Penulis : Hana Azzahra Ukuran : 14 x 21 cm ISBN : 978-623-6376-80-5 Terbit : Juli 2021 www.guepedia.com Sinopsis : Aku mencintaimu karena iman dan taqwamu kepada Allah, jika hilang iman dan taqwamu kepada Allah, maka hilang rasa cintaku kepadamu. www.guepedia.com Email : guepedia@gmail.com WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys

Pejuang Andalan: Antologi Puisi

Dra. Hj. Sitti Nur Aeni; M.Pd.; Marlina Takdir; S.Pd.; M.Pd.; Besse Sri Yuastuti M.; S.Pd.
2025 · Book · Open Access

Dalam buku Antologi Puisi “Pejuang Andalan” membahas berbagai macam Genre Puisi, diantaranya Puisi Romansa, Syair, dan lain-lain. Selain itu, dalam buku ini juga terdiri berbagai macam judul, misalnya: cinta dan perjuangan, lingkungan sekolahku, hadiah dari Tuhan, cita-cita, Indonesia Negeriku, Malaikat tak bersayap, Ibu dan Ayah, Senja, Sang Penguat Hati, Pahlawanku, dan lain-lain Pada Sinopsis Buku Puisi Pejuang Andalan didalamnya juga membahas tentang bagaimana seorang anak berjuang menggapai cita-cita yang gemilang dengan berbagai problema kehidupan dilingkungan keluarga maupun lingkungan sekitar. Selain itu, juga membahas cinta kasih kepada kedua orang tua yang telah berjuang dan berkorban demi masa depan buah hati mereka yang lebih cerah. Seperti pada puisi yang berjudul “Sang Penguat Hati”. Dalam puisi tersebut membahas bagaimana perjuangan orang tua yang selalu bersemangat untuk mencari biaya untuk masa depan buah hatinya untuk mencapai masa depan yang gemilang.

Seri Tempo: Daud Beureuh, Pejuang Kemerdekaan yang Berontak (2011)

Tim BUKU TEMPO
2025 · Book · Open Access

Teungku Daud Beureuh termasuk pendukung pertama Proklamasi Kemerdekaan RI pada 1945. Tapi pada 1953 ia angkat-senjata melawan RI. Inilah kisah sang pejuang yang merasa dikhianati, kisah perlawanan daerah terhadap kekuasaan pusat yang mengekang. Teungku Daud ialah orang yang menyambut Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dengan sumpah setia. Ia mencintai Indonesia merdeka dan menggalang dana dari masyarakat Aceh untuk membiayai perjuangan militer dan politik melawan Belanda. Tak heran bila Sukarno menyebut Aceh sebagai "daerah modal republik" ketika mengunjungi daerah ini untuk yang pertama kali pada 1948. Perkembangan RI setelah pengakuan kedaulatan menjauh dari harapan Teungku Daud. Ia pun memutuskan angkat-senjata melawan pemerintah pusat. Buku ini adalah satu dari serial Tokoh Islam di Awal Kemerdekaan diangkat dari liputan khusus Majalah Berita Mingguan Tempo pada 2003-2010. Serial ini menampilkan wajah Islam Indonesia yang majemuk. Sedari awal berdirinya Republik Indonesia, selalu saja ada sosok yang mengedepankan perdamaian dan demokrasi, tapi juga ada yang dirudung kecewa lantas memilih jalan radikal dan kekerasan.